Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Jumat, Juni 05, 2009

JARINGAN KOMPUTER

Diposting oleh misbah06_blogspot.com

Dalam dunia komputer, jaringan (network) merupakan suatu hal yang paling populer di kalangan masyarakat modern saat ini di mana jaringan komputer ini biasanya dipakai oleh perkantoran-perkantoran, baik perkantoran kecil maupun perkantoran besar yang berbasiskan komunikasi jaringan. Jaringan komputer yang kita ketahui pada dasarnya merupakan suatu interkoneksi antara komputer satu dengan komputer yang lainnya di dalam sebuah gedung sehingga dapat saling berkomunikasi. Selengkapnya silahkan Download di bawah ini http://www.ziddu.com/download/5064703/JARINGANKOMPUTER.doc.html



[+/-] Selengkapnya...

PERHITUNGAN KAPASITAS MEMORI

Diposting oleh misbah06_blogspot.com

Ada dua jenis memori dasar: ROM dan RAM.

ROM - Read-only memori: Pada ROM, data hanya prerecorded untuk membaca yang tidak dapat dihapus. ROM adalah nonvolatile dan isinya tetap tanpa komputer ini aktif atau tidak aktif. Kebanyakan komputer pribadi berisi sejumlah kecil ROM yang menyimpan program-program penting seperti program yang boot komputer.

Selain itu, ROM yang digunakan dalam kalkulator dan pinggiran perangkat seperti printer laser, font yang sering disimpan dalam ROM. Ada beberapa variasi seperti Programmable ROM read-only memori (PROM), yang akan diproduksi sebagai keripik kosong pada data yang dapat ditulis dengan perangkat khusus yang disebut PROM programmer.

RAM - Random akses memori: isi yang bisa diakses (baca, tulis dan menghapus) dalam urutan apapun. Hal ini kontras berurut ke memori perangkat seperti pita magnetis, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data dalam rangka tetap. RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan utama dalam komputer untuk terus aktif informasi seperti data dan program. Umum bentuk RAM adalah: SRAM (Static RAM) dan DRAM (Dynamic RAM).

unit terkecil data yang dapat berhubungan dengan komputer adalah satu digit biner (sedikit), komputer umumnya tidak berurusan dengan data sebagai satu bit. Sebaliknya, komputer awalnya bit dalam berurusan dengan kelompok delapan. Setiap kelompok seperti itu disebut sebagai byte. Simbol K merujuk ke kilobyte dan umumnya digunakan untuk melambangkan ribu. Hal ini sering digunakan untuk mewakili jumlah byte dari kapasitas penyimpanan. K atau satu kilobyte sebenarnya 1.024 unit, sehingga jika sebuah komputer utama memori digambarkan sebagai menyediakan kemampuan untuk menyimpan 500 K bytes, akan dapat menyimpan 500 X 1024 byte (512000 bytes).


Apa yang dimaksud dengan megabyte (MB)?

J megabyte adalah 1.048.576 (1024 x 1024) byte, tidak satu juta byte sebagai mungkin diharapkan. Ini adalah nomor aneh karena menggunakan komputer biner (basis dua) matematika, bukan desimal (dasar sepuluh) sistem.
Satu byte adalah ruang yang diperlukan untuk menyimpan satu karakter ASCII, 8 bit.

Penyimpanan memori komputer dan biasanya diukur dalam megabytes (MB). J novel ukuran medium berisi tentang 1MB informasi.

Kita hitung dalam basis 10 oleh kekuasaan 10:

10 ^ 1 = 10
10 ^ 2 = 10 * 10 = 100
10 ^ 3 = 10 * 10 * 10 = 1000
10 ^ 6 = 1.000.000

Dihitung oleh komputer dasar 2:

2 ^ 1 = 2
2 ^ 2 = 2 * 2 = 4
2 ^ 3 = 2 * 2 * 2 = 8
2 ^ 10 = 1024
2 ^ 20 = 1.048.576

Jadi, dalam istilah komputer:

1 kilobyte (KB) = 1024 byte
1 megabyte (MB) = 1.048.576 byte
1 gigabyte (GB) = 1073741824 byte

Bit adalah angka biner, kenaikan yang terkecil data di komputer. Bit dapat terus hanya salah satu dari dua nilai: 0 atau 1.

Karena bit sangat kecil, Anda jarang sekali bekerja sama dengan satu bit informasi pada satu waktu. Bit biasanya dikumpulkan ke dalam grup 8 untuk membentuk sebuah byte. J berisi byte cukup untuk menyimpan informasi karakter, seperti "h".

[+/-] Selengkapnya...

Senin, April 28, 2008

TIPS ringkas menghadapi virus/worm

Diposting oleh misbah06_blogspot.com



- pastikan program cshv, cshw, csnm dan neocs.dat ada pada satu folder
- matikan autorun dg cshw 1.2
- cari file yg dicurigai sbg virus.dan proses ini memang butuh latihan .. :)
- buat pola virus/worm dari file yang dicurigai dg cshv 1.1 untuk file jenis binner (dll,exe,com,bin, dsb)
- buat pola virus/worm dari file yang dicurigai dg cshw 2.0 untuk file jenis teks (bat, vbs,inf,reg, dsb)
- jalankan csnm
- jalankan cshv
- jalankan cshw
- periksa registry dg CST

semoga berhasil

[+/-] Selengkapnya...

Kamis, Maret 27, 2008

KONTROL WRITE PROTECT USB

Diposting oleh misbah06_blogspot.com

Flash Disk USB atau yang kita lebih kita kenal sebagai USB saja, merupakan salah satu sarana penyimpanan data yang cukup dikenal. Kalau dulu orang hanya menggunakan floppy disk (disket) atau CD sebagai alat penyimpan, dengan adanya Flash Disk tersebut sangat membantu sekali. Dengan ukuran yang beraneka ragam, mulai dari 128 KB sampai yang paling canggih mungkin sekarang sudah 8 GigaByte. Dan ini akan meningkat terus ukurannya.


Dari segi kegunaan sudah barang tentu alat kecil tersebut berguna sebagai alat penyimpan data. Baik gambar, dokumen, lagu (MP3), bahkan sudah bisa menjalankan Windows XP melalui media kecil tersebut. Tetapi kegunaan tersebut ada lebih gawat yaitu penyebaran virus melalui media tersebut.

Sering kita dengar bahwa Flash Disk kita dicurigai sebagai penyebar virus sehingga pemilik komputer “alergi” jika komputernya dimasuki oleh Flash Disk orang lain. Dan itu ada benarnya, karena metode penyebaran virus lokal koni mayoritas mengandalkan infeksi melalui UFD (USB Flash Disk). Seperti virus KESPO yang merusak semua file DOC, XLS, DBF dan lain sebagainya. Dan teknik supaya virus tersebut otomatis dijalankan ketika Flash Disk dicolokkan adalah di dalam flash disk tersebut ada beberapa file yang mengandung rutin yang menjalankan virus seperti AUTORUN.INF dan sebuah file lain (virus) yang akan dijalankan oleh perintah AUTORUN.INF tersebut.

Pada artikel akan diterangkan bagaimana mencegah agar AUTORUN.INF tersebut tidak menjadi alat penyebar virus di dalam komputer kita. Sekarang sebaliknya bagaimana flash disk tidak bisa digunakan sebagai alat penyebaran virus.

Bagaimana Cara Menghadapinya ?
Salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus lokal yang menggunakan metode ini adalah dengan men-disable fungsi Autorun/Autoplay pada Drive/Removable tersebut.
Untuk Disable Autorun/Autoplay dapat menggunakan beberapa cara diantaranya : (jalankan hanya salah satu)
Disable Autorun/Autoplay melalui Group Policy [GPEDIT.MCS], caranya:
o Klik menu [Start]
o Klik [Run]
o Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
o Setelah muncul layar “Group Policy” klik folder “System” pada menu “User Configuration” dan “Computer Configuration”
o Pada kolom Settings, klik dua kali “Turn off Autoplay”
o Setelah muncul layar “Turn off Autoplay” properties, klik tabulasi [Settings] dan pilih opsi “Enable” pada menu “Turn off Autoplay” kemudian Pilih “All Drive” pada kolom “Turn off Autoplay on”
o Kemudian klik tombol “OK”
o Klik “Close” untuk keluar dari layar “Group Policy”
Klik menu [START],
Klik [Run]
Ketik GPEDIT.MSC pada kolom “RUN”
Pilih Administrative Templates pada menu Computer Configuration.
Klik pada View kemudian pilih Filtering (lihat gambar 1)
Klik un-select pada check-box untuk mematikan pilihan "Only show policy settings that can be fully managed" dan kemudian klik OK (lihat gambar 2)
Klik kanan pada menu Administrative Template, pilih Add/Remove Template (lihat gambar 3)
Pastikan bahwa file write_protect_removable_drives.adm ada di direktori C:\Window\INF. Kalau belum ada bisa di download di http://www.petri.co.il/software/usb_write_protect_adm.zip (lihat gambar 4)
Setelah selesai di download, un-pack file tersebut kemudian jalankan file batch-nya. Sehingga file write_protect_removable_drives.adm tercopy di direktori C:\Windows\INF
Kemudian Anda klik tombol ADD, pilih file write_protect_removable_drives.adm. Klik tombol OPEN (lihat gambar 5)
Kalau berhasil pada Add/Remove Templates akan nampak file write_protect_removable_drives.adm tersebut. Klik tombol CLOSE untuk mengakhiri sesi tersebut. (lihat gambar 6)
Setelah ditutup, maka akan terlihat sebuah menu baru dengan nama “Custom Policy Settings” dengan sub menu “Write Protection” dengan status “disable” (lihat gambar 7)
Klik 2 (dua) kali pada Write Protect USB Removable Drives. Akan nampak Write Protect USB Removable Drives Properties. Pada tab Setting pilih ENABLED dan statusnya Anda rubah menjadi ON. Klik Apply, dan untuk mengakhiri klik OK (lihat gambar 8)
Kalau berhasil, maka Statenya berubah menjadi Enable (lihat gambar 9).Untuk mengakhiri klik File, kemudian Exit.
Untuk merubah menjadi DISABLE, Anda ikuti langkah no. 12 dan 13 pada tab Setting pilih DISABLE dan statusnya Anda rubah menjadi OFF.

[+/-] Selengkapnya...